Recent Posts

Tuesday, 24 February 2015

0 comments

Penyelesaian Konsep Algoritma

1. Prosedur penyelesaian masalah algoritma
    Prosedur penyelesaian masalah algoritma dapat digambarkan dengan flowchart berikut.


2. Tahapan penyelesaian masalah algoritma
    Tahapan-tahapan problem solving algoritma sebagai berikut.
    a. Memahami/menganalis masalah
    b. Merancang/merumuskan algoritma
    c. Membuat flowchart
    d. Menulis program
    e. Uji hasil
3. Teknik iteratif dan teknik rekursif
    a. Teknik iteratif adalah teknik pembuatan algoritma dengan pemanggilan prosedur beberapa kali atau  hingga suatu kondisi tertentu terpenuhi
Contoh :
Teknik Iteratif pada algoritma untuk menghitung faktorial dari bilangan bulat positif n, adalah sebagai berikut :
Function FAK (n : integer) : integer
FAK=1
For i = 1 TO n
FAK = FAK * i
NEXT i
END FAK
Gambaran jalannya proses algoritma tersebut adalah sebagai berikut :
Misal n = 5, maka : FAK = 1, kemudian

    b. Teknik rekursif adalah salah satu cara pembuatan algoritma dengan pemanggilan prosedur atau fuction yang sama
Contoh :
Teknik Rekursif pada algoritma untuk menghitung faktorial dari bilangan bulat positif n, adalah sebagai berikut :
Function FAK (n : integer) : integer
1. If n := 0 then FAK := 1
2. Else FAK := n * FAK(n-1)
Gambaran jalannya proses algoritma tersebut adalah sebagai berikut :
Misal n = 5, maka :

Contoh :
BARISAN BILANGAN FIBBONACI → 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, . . .
Teknik Rekursif pada algoritma untuk menentukan suku ke-n dari barisan bilangan Fibbonaci, adalah sebagai berikut :
Procedure F(n : integer) : integer
1. If n ≤ 2 then F(n) = 1
else F(n) = F(n-1) + F(n-2)
Endif
End
Gambaran jalannya proses algoritma tersebut adalah sebagai berikut :
Misal n = 5, maka :

PERBEDAAN TEKNIK ITERATIF DENGAN TEKNIK REKURSIF

    a. Teknik iteratif
        1) Tidak ada variabel lokal baru
        2) Program tidak sederhana
    b. Teknik rekursif
       1) Ada variabel lokal baru
       2) Program menjadi lebih sederhana

PERMAINAN MENARA HANOI

Contoh paling umum dari penggunaan teknik rekursif adalah pada permainan menara Hanoi. Berdasarkan legenda, pertama kali dimainkan secara manual oleh seorang pendeta Budha di Hanoi, sehingga permainan ini disebut Menara Hanoi. Dalam permainan ini, akan dipindahkan sejumlah piringan yang tidak sama besarnya dari satu tonggak ke tonggak lainnya, dengan diperbolehkan menggunakan (melewati) sebuah tonggak bantuan. Aturan permainannya adalah semua piringan pada tonggak A akan dipindahkan ke tonggak C (dapat dengan melewati tonggak bantuan B), dengan ketentuan bahwa pemindahan piringan dilakukan satu per satu dan piringan yang lebih besar tidak boleh diletakan di atas piringan yang lebih kecil. Untuk jelasnya lihat gambar berikut :
Menurut legenda tersebut dikatakan bahwa jika anda selesai memindahkan seluruh 64 piringan, pada saat itu juga dunia kiamat. Ini menurut legenda, yang mungkin juga benar. Secara umum, untuk menyelesaikan n buah piringan diperlukan pemindahan sebanyak 2n –1 kali. Bayangkan jika untuk setiap pemindahan memerlukan waktu 1 detik, maka berapa waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan 64 buah piringan.

= = SEMOGA BERMANFAAT = =

0 comments :

Best viewed on firefox 5+

Jumlah Pengunjung

Popular Posts

Project E.A.R - Marabahaya

Followers

Copyright © 2013 Design by Dadang Herdiana