Recent Posts

Tuesday, 17 February 2015

0 comments

Bahasa Pemrograman Komputer (Tingkat Rendah, Menengah, dan Tinggi)

Bahasa pemrograman, atau sering diistilahkan juga dengan bahasa komputer, adalah teknik komando/instruksi standar untuk memerintah komputer. Bahasa pemrograman ini merupakan suatu himpunan dari aturan sintaks dan semantik yang dipakai untuk mendefinisikan program komputer. Bahasa ini memungkinkan seorang programmer dapat menentukan secara persis data mana yang akan diolah oleh komputer, bagaimana data ini akan disimpan/diteruskan, dan jenis langkah apa secara persis yang akan diambil dalam berbagai situasi.


Menurut tingkat kedekatannya dengan mesin komputer, bahasa pemrograman terdiri dari:
  1. Bahasa Tingkat Rendah, atau dikenal dengan istilah bahasa rakitan (Inggris : Assembly), yaitu memberikan perintah kepada komputer dengan memakai kode-kode singkat (kodemnemonic), contohnya MOV, SUB, CMP, JMP, JGE, JL, LOOP, dsb.Yang termasuk bahasa pemrograman tingkat rendah adalah Assembly (bahasa rakitan) dan Binary (bahasa binari)
  2. Bahasa Tingkat Menengah, yaitu bahasa komputer yang memakai campuran instruksi dalam kata-kata bahasa manusia dan instruksi yang bersifat simbolik, contohnya {, }, ?, <<, >>, &&, ||, dsb. Yang termasuk bahasa pemrograman tingkat menengah adalah bahasa C
  3. Bahasa Tingkat Tinggi, yaitu bahasa komputer yang memakai instruksi berasal dari unsur kata-kata bahasa manusia, contohnya begin, end, if, for, while, and, or, dsb. Yang termasuk bahasa pemrograman tingkat tinggi adalah Visual Basic, Pascal, Java dll.
Berikut adalah contoh-contoh singkat / Gambaran kode pada bahasa pemrograman :

A. Assembly (Bahasa Rakitan)

.MODEL SMALL
.CODE
ORG 100h

Proses:
MOV AH,02h
MOV DL, 'A'
MOV CX,0fh

Ulangi:
INT 21h
INC DL
LOOP Ulangi

INT 20h
END Proses

B. Bahasa Binary (Bahasa Biner)

Misalkan kita ingin mengkonversi nilai 8 bit 10011101 menjadi nilai desimal, kita dapat menggunakan rumus seperti di bawah ini bahwa:

128
64
32
16
8
4
2
1
1
0
0
1
1
1
0
1

Seperti yang Anda lihat, kita telah menempatkan angka 1, 2, 4, 8, 16, 32, 64, 128 (pangkat dua) dalam urutan numerik terbalik, dan kemudian ditulis nilai biner di bawah ini.
Untuk mengkonversi, Anda hanya mengambil nilai dari baris atas di mana ada angka 1 di bawah, dan kemudian menambahkan nilai-nilai tersebut bersamaan.
Misalnya, dalam contoh, kita akan menjumlahkan angka pada baris atas yang diwakili oleh angka 1 dibawah maka dijumlahkan seperti ini :
128 + 16 + 8 + 4 + 1 = 157.

C. Bahasa C

#include <stdio.h>
#include <stdlib.h>
#define N 9

int main(void) {
int i, a[N];

   for(i=0; i<=N; i++) {
        a[i] = i;
   if (i%2!=0)
      printf("%d\n", a[i]);
}
return EXIT_SUCCESS;
}

 D. Visual Basic

Private Sub Command1_Click()
Dim a, b, i As Integer
i = 1
b = Text1.Text
For a = 1 To b
i = i * a
Next
Text2.Text = i
End Sub

E. Pascal

uses crt;

var x,y : integer;

Begin
     clrscr;
     write('Input Nilai x = ');
     readln(x);
     y:= 2*x + (8*x -25);
     writeln;
     writeln(' Y = ',y);
     readln;
End.

F. Java

public class LatMath
{
public static void main(String[] args)
{
double x, y;
x = -50.25;
System.out.println();
System.out.println("x = " + x);
System.out.println("Math.abs(x) = " + Math.abs(x));


System.out.println();
System.out.print("Math.random() :");
for(int i=0;i<3;i++) x =" 20;" y =" 10;" x = " + x); System.out.println(" x =" 20;" y =" 10;" x = " + x); System.out.println(" x =" 3.254;" x = " + x); System.out.println(" x =" 3.254;" x = " + x); System.out.println(" x =" 5;" y =" 2;" x = " + x); System.out.println(" y = " + y); System.out.println(" x =" 225;" x = " + x); System.out.println(">


= = SEMOGA BERMANFAAT = =

0 comments :

Best viewed on firefox 5+

Jumlah Pengunjung

Popular Posts

Project E.A.R - Marabahaya

Followers

Copyright © 2013 Design by Dadang Herdiana