Recent Posts

Saturday, 25 August 2012

1 comments

Caching

   Proxy server memiliki mekanisme penyimpanan obyek-obyek yang sudah pernah diminta dari server-server di internet. Proxy server yang melakukan proses ini biasa disebut cache server. Mekanisme caching akan menyimpan obyek-obyek yang merupakan hasil permintaan dari para pengguna, yang didapat dari internet disimpan dalam ruang disk yang disediakan (cache).

   Dengan demikian, bila suatu saat ada pengguna yang meminta suatu layanan ke internet yang mengandung obyek-obyek yang sama dengan yang sudah pernah diminta sebelumnya, yaitu yang sudah ada dalam cache, maka proxy server akan dapat langsung memberikan obyek dari cache yang diminta kepada pengguna, tanpa harus meminta ulang ke server aslinya di internet. Bila permintaan tersebut tidak dapat ditemukan dalam cache di proxy server, baru kemudian proxy server meneruskan atau memintakannya ke server aslinya di internet

Dua Jenis Metode Caching

   Object yang disimpan dalam cache bisa saja mencapai expired, untuk memeriksanya dilakukan validasi. Jika validasi ini dilakukan setelah ada permintaan dari klien, metode ini disebut metode caching pasif. 
   Pada metode caching aktif, cache server mengamati object dan pola perubahannya. Misalkan pada sebuah object didapati setiap harinya berubah setiap jam 12 siang dan pengguna biasanya membacanya jam 14, maka cache server tanpa diminta klien akan memperbaharui object tersebut antara jam 12 dan 14 siang, dengan cara update otomatis ini waktu yang dibutuhkan pengguna untuk mendapatkan object yang fresh akan semakin sedikit.
Proses Penghapusan Cache

   Pada kondisi tertentu, kapasitas penyimpanan akan terkuras habis oleh object. Ada beberapa metode penghapusan untuk menjaga kapasitas tetap terjaga, sesuai dengan konfigurasi yang telah ditetapkan. Penghapusan didasarkan pada umur dan kepopuleran, semakin tua umur object akan tinggi prioritasnya untuk dihapus. Dan juga untuk object yang tidak popular akan lebih cepat dihapus juga.
Mekanisme Caching



Design Cache

  • Parent, cache server yang wajib mencarikan content yang diminta oleh klien
  • Sibling, cache server yang wajib memberikan content yang diminta jika memang tersedia. Jika tidak, sibling tidak wajib untuk mencarikannya
   Dari dua hubungannya ini, sistem cache bias didesain secara bertingkat. Misalkan dalam mendesain sebuah ISP atau network kampus, anda bias mempunyai lebih dari satu cache server yang saling sibling satu dengan yang lainnya. Misalkan antara cache kantor pusat dan kantor cabang, dimana kantor pusat terletak di gateway internet. Parent kantor pusat selain digunakan network lokalnya, juga dibebani trafik yang berasal dari cache server milik kantor cabang

Desain Cache



  • Cache parent bersifat ketergantungan penuh
  • Cache child (cache server) mau tidak mau harus meminta kepada parent, dan parent pun berkewajiban untuk memenuhi permintaan child tanpa kecuali, pada kondisi ada atau tidaknya object yang diminta di dalam hardsiknya.
  • Bila parent tidak bisa memenuhi permintaan, maka cache child akan memberikan pesan error pada browser klien bahwa URL maupun content yang diminta tidak dapat diambil
Cache_peer


   Cache_peer adalah metode squid dalam melakukan hirarki akses, squid memungkinkan dirinya untuk bekerjasama dengan mesin proxy yang lain. Cache_peer sangat berguna bagi mesin yang tidak punya koneksi langsung ke internet tapi bisa mengakses ke suatu proxy yang konek ke internet (mesin yang punya akses ke internet disebut dengan parent)
Cache_peer
cache_peer parent.foo.net   parent 3128 3130
   Parent.foo.net adalah mesin parent yang membuka port pada 3128
 
Membuat Cache Menggunakan Directory

1. Harus dibangun dulu sebelum digunakan
2. Ditentukan dalam konfigurasi cache_dir:
  • Tipe Cache storage file system à secara default adalah ufs
  • Nama directory à harus writable oleh squid
  • Ukuran à ukuran maks dari Cache ini
  • Jumlah subdirektori Level1
  • Jumlah subdirektori level 2
  • Ukuran Cache tidak bisa dirubah-rubah secara fleksibel tanpa harus membangun, sehingga cache_dir bisa kita berikan lebih dari satu baris
  • Contoh cache_dir :
cache_dir ufs /var/spool/squid 100 16 256

Membangun Cache


1. Tentukan dulu cache_dir nya, ukuran  dan lokasinya
2. Jalankan squid dengan options –z
  • Contoh : /usr/sbin/squid –z
  • Proses ini berjalan agak lama karena squid akan membuat direktori yang kosong
3. Setiap kali kita akan menambah cache_dir kita harus membangun cache_dir tersebut dulu menggunakan option -z



= = SEMOGA BERMANFAAT = =

1 comments :

Ghiyatsableng said...

Udah di folbek yah bro. Salam kenal dari ghiyatsableng :)

Best viewed on firefox 5+

Jumlah Pengunjung

Popular Posts

Project E.A.R - Marabahaya

Followers

Copyright © 2013 Design by Dadang Herdiana