Recent Posts

Monday, 23 July 2012

1 comments

Mikroprocessor / Processor


   Sebagaima telah diketahui bahwa Processor adalah otak dari sebuah komputer sering pula disebut sebagai CPU (Central Processing Unit). Karena bentuknya yang kecil maka ada juga yang menyebutnya Micro Processor.
   Pada saat ini telah tersedia banyak macam CPU/Processor dipasaran. Kita mengenal Processor Intel P4, Processor Intel LGA 775, Processor Intel Celeron, Processor AMD Athlon dll.
   Spesifikasi, kwalitas, kecepatan dan harganyapun berbeda-beda. Namun walaupun demikian, fungsi/tugasnya tetap sama yaitu ibarat dokter dalam suatu klinik atau sebagai otak dalam sebuah PC. Secara garis besar Processor terdiri dari tiga bagian utama yaitu :
  • CU ( Control Unit ). Bagian ini bertugas mengatur dan mengendalikan semua peralatan yang ada pada sistem komputer. Unit ini mengatur lalulintas data dari memory utama untuk dieksekusi dan hasilnya dikirim kembali ke memory utama, untuk ditampilkan pada layar monitor atau output device yang lain.
  • ALU ( Arithmatic and Logical Unit ). Bagian ini bertugas untuk melakukan semua perhitungan aritmatika (matematika). Tugasnya yang lain adalah mengambil keputusan dari suatu operasi logika sesuai perintah program. Jika kita sedang menjalankan suatu program aplikasi dan ada yang kurang beres, maka bagian inilah yang mengambil keputusan bahwa telah terjadi suatu kesalahan. Informasi ini diteruskan ke memory utama supaya dibuat pengumuman “EROR” pada layar monitor.
  • Register. Adalah media penyimpanan yang kecil tetapi kecepatan akses yang sangat tinggi. Disinilah data dieksekusi/diproses sedangkan data-data yang lain masih antri menunggu di memory utama.

Jenis - Jenis Processor

1. Pentium IV.
   Sebenarnya sebelum Pentium IV masih banyak generasi Processor terdahulu namun dengan alas an pemakaian saat ini meka pembahasan langsung saya mulai dari Pentium IV. Processor Pentium IV sebenarnya adalah Processor generasi ketujuh dari Processor yang pernah dibuat. Pentium IV dirilis oleh Intel Coorporation pada tahun 2000 sebagai lanjutan dari pentium I, II, dan III dengan kemampuan yang lebih besar. Pentium IV diproduksi dengan teknologi 0,18 mikron. Untuk socket, Pentium IV menggunakan socket 478.


2. Pentium M.
   Intel Pentium M adalah spesifikasi Intel Centrino yang diperkenalkan tahun 2003. Teknologi Centrino terletak pada susunan komponennya yang dapat digunakan untuk mendukung sistem wireless adapter dan baterai yang tahan lama. Pentium M bekerja lebih baik jika dibandingkan dengan Pentium IV misalnya Pentium IV 2,4 GHz hanya sebanding dengan Pentium M 1,6 GHz saat menggunakan daya yang lemah.





3. Celesron D.
   Sebenarnya boleh dikata bersamaan waktunya Intel mengeluarkan Pentium IV dan Intel Celeron. Setelah Pentium IV dikeluarkan tak lama kemudian Intel
mengeluarkan Celeron D yang merupakan kelanjutan core Pentium IV. Celeron D menggunakan socket 478 seperti halnya Pentium IV, tetapi untuk rilis terakhir sudah menggunakan socket LGA 775. Keunggulan Celeron D daripada generasi pendahulunya adalah dalam hal kecepatan FSB yang lebih baik yaitu diatas 33% dengan mode 64 byte.



4. Dual Core, Core 2 Duo, Core 2 Quad.
   Dengan dibatalkannya keluar Pentium V maka Intel mengalihkan dan meningkatkan kinerja Pentium IV yang sifatnya solo menjadi duo. Dalam pengertian ini duo adalah satu Processor tetapi bekerjanya seolah - olah sebagai 2 Processor, 4 Processor dan seterusnya sehingga muncullah istilah-istilah di atas.



5. Intel Core i7.
   Intel Core i7 adalah generasi terakhir Processor keluaran Intel yang sekaligus juga dianggap perubahan terbesar saat ini dalam bidang peluncuran Processor. Perubahan terbesarnya terletak pada memory controller. Kalau pada generasi Processor sebelumnya masih menggunakan chipset terpisah yaitu Northbridge tetapi pada Core i7 sudah menyatu dalam Processor itu sendiri. Keunggulan lainnya adalah kemampuan multimedia yang jauh lebih sempurna.





6. Processor AMD Athlon.
   AMD Athlon adalah pesaing utama bagi keluaran Processor Intel. AMD Athlon memiliki arsitektur mirip dua Processor sebagai pesaing Intel baik Pentium IV maupun seri Duo. Kecepatan AMD Athlon pun tak meragukan yaitu mencapai 2,33 GHz pada FSB 100- 200 MHz.






7. Processor AMD Opteron.
   Processor AMD Opteron merupakan Processor 64 byte yang dirilis tahun 2003 hampir bersamaan dengan keluarnya Pentium M. Jenis Processor ini dikhususkan untuk pangsa pasar server dan memang terbukti kinerjanya jauh lebih baik dari pada Intel Xeon walaupun masih berada sekelas dibawah Intel Itanium.






Faktor Efektif Kecepatan Prosesor

   Ada beberapa faktor yang mempengaruhi kinerja prosesor. Memahami faktor-faktor ini akan membantu Anda membuat pilihan yang tepat saat merancang computer homebuilt Anda. Faktor yang paling penting yang mempengaruhi kinerja prosesor adalah:
  1. Instruction Set. Ini adalah kode prosesor built-in yang memberitahu bagaimana melaksanakan tugasnya. Anda benar-benar tidak memiliki control atas instruksi ini. Tapi bersama-sama dengan arsitektur prosesor, hal itu tidak mempengaruhi kinerja di garis tertentu CPU.
  2. Clock Speed. Kecepatan clock yang dinyatakan dalam megahertz (MHz) atau gigahertz (GHz), dan merupakan ukuran berapa banyak instruksi prosesor dapat melaksanakan dalam satu detik. Ini adalah nomor pertama yang Anda akan lihat dalam iklan untuk CPU. Tapi jangan memilih berdasarkan CPU clock speed saja. Ini hanya salah satu faktor (meskipun penting) yang menentukan seberapa baik CPU akan tampil di situasi dunia nyata.
  3. Bandwidth. Diukur dalam bit, bandwidth menentukan berapa banyak informasi prosesor dapat memproses dalam satu instruksi. Jika Anda bandingkan dengan aliran mobil pada arus lalu lintas di jalan raya, maka kecepatan mobil adalah clock, dan bandwidth adalah lebar jalan raya. Kebanyakan sistem komputer desktop yang ada saat ini berjalan pada prosesor 32-bit, tapi hampir semua PC baru yang akan datang dilengkapi dengan chip 64- bit lengkap dengan sistem operasi. Masuk akal untuk merancang komputer baru Anda seputar multicore, CPU 64-bit, seperti Athlon 64 X2 atau Intel Core2 Quad.
  4. Kecepatan Front Side Bus (FSB). Front Side Bus, disingkat dengan FSB adalah kecepatan bus atau kecepatan jalur yang menghubungkan antara prosesor dengan motherboard, atau lebih tepatnya antara prosesor dengan chip north bridge pada motherboard. North bridge adalah chip perantara antara Motherboard dengan processor. Sebagai contoh, processor Pentium 4 yang mengisyaratkan FSB sebesar 400 MHz artinya kecepatan komunikasi antara Motherboard dengan Processor melalui north bridge adalah 400 MHz perdetik.
  5. On-Board Level-2 (L2) Cache. Ini adalah semacam RAM kecil pada CPU tetapi kinerja sangat tinggi. Hal ini memungkinkan CPU untuk mengakses data berulang kali digunakan langsung dari memori sendiri yang on-board, daripada berulang kali memintanya dari RAM. L2 cache sangat penting untuk aplikasi seperti game, video editing, dan program aplikasi 3-D seperti CAD/CAM.
  6. Panas dan Disipasi Panas. Ketika prosesor berjalan terlalu panas, dia bisa mulai melakukan kesalahan atau bahkan membakar. Instalasi sistem pendinginan yang tidak memadai dapat menyebabkan komputer Anda rusak total. Jadi, jangan berhemat untuk urusan pendinginan.

Front Side Bus (FSB)

   Pengertian FSB adalah istilah yang sering juga dipakai untuk merepresentasikan kecepatan (MHz) untuk bus yang digunakan oleh berbagai komponen atau peripheral yang berhubungan dengan CPU. Namun, nilai terpenting dari FSB itu sendiri adalah nilai dari FSB mainboard, artinya Motherboard harus mempunyai nilai FSB yang sama yang disyaratkan oleh processor agar processor bisa bekerja. Jadi processor Pentium 4 memiliki dengan FSB sebesar 400 MHz harus didukung oleh Motherboard FSB 400 MHz. Sebuah processor Pentium 4 memiliki FSB sebesar 400 MHz harus juga didukung oleh memori dengan spesifikasi tinggi, walaupun tidak ada kaitan langsung antara nilai-nilai yang tertera pada memori dengan FSB processor.
   Lalu jika sebuah processor core 2 duo 1.4 GHz dan FSB 400 MHz apa pula artinya? Core 2 duo 1.4 GHz adalah kecepatan Processor bekerja mengeksekusi data, sedangkan FSB adalah kecepatan komunikasi antara Processor dengan Motherboard melalui north bridge.

Tentang CPU 64-Bit

   Prosesor 64-bit telah cukup banyak menjadi pilihan. Di antara yang paling populer di kalangan pembangun komputer adalah AMD seri Athlon 64. Namun pabrikan Intel juga banyak mengeluarkan yang sama ukurannya. Karena semua sistem operasi baru dan rilis aplikasi diperkirakan membutuhkan atau dioptimalkan untuk 64-bit dalam tahun-tahun kedepan maka tampaknya tidak masuk akal untuk tidak memilih 64-bit untuk membangun proyek komputer Anda. Jika Anda memilih untuk menginstal OS 32-bit pada mesin 64-bit Anda untuk saat ini, setidaknya mesin akan hardware siap jika dan ketika Anda ingin pindah ke 64-bit.

Chips Intel 64-bit

   AMD benar-benar memimpin paket dalam pengembangan prosesor 64-bit, meninggalkan Intel dalam posisi asing karena harus bermain catch-up. Tapi mereka mengejar dengan pilihan yang menyilaukan chip 64-bit multi-core dengan L2 cache yang murah. Dalam Chip ini, dimana Quad Core2 dengan cepat memperoleh reputasi untuk kecepatan, stabilitas, dan ketahanan. Chip baru Intel juga menutup kesenjangan harga antara AMD dan Intel agak sedikit, yang membuat mereka lebih ekonomis untuk pembangun hobi komputer. Intel juga memiliki sendiri motherboard berkualitas tinggi yang secara sempurna sesuai dengan prosesor mereka dan harga kompetitif.bKinerja dan reputasi chip Intel, dikombinasikan dengan model penentuan harga lebih kompetitif mereka, telah menghasilkan produk-produk perusahaan menjadi lebih menarik bagi penggemar komputer rumah yang sebelumnya kebanyakan suka AMD tradisional.



= = SEMOGA BERMANFAAT = =

1 comments :

Icahbanjarmasin said...

Berkunjung nih bang...mantef artikelnya,pokoknya aku suka bang..hahhayyy

Best viewed on firefox 5+

Jumlah Pengunjung

Popular Posts

Project E.A.R - Marabahaya

Followers

Copyright © 2013 Design by Dadang Herdiana