Recent Posts

Saturday, 19 May 2012

0 comments

Struktur Case


Untuk masalah dengan dua kasus atau lebih, konstruksi CASE dapat menyederhanakan penulisan IF-THEN-ELSE yang bertingkat-tingkat sebagaimana pada contoh-contoh sebelum ini. Kontruksi CASE sebagai berikut:
Ekspresi adalah sembarang ekspresi (aritmatika atau boolean) yang menghasilkan suatu nilai (konstanta). Konstruksi CASE memeriksa apakah nilai dari ekspresi tersebut sama dengan salah satu dari nilai1, nilai2, ..., nilain (catatan: semua nilai-nilai ini harus berbeda). Jika nilai ekspresi sama dengan nilaik dilaksanakan. Aksi yang bersesuaian dengan nilaik dapat lebih dari satu, karena itu ia berupa runtunan. Jika tidak ada satu pun nilai ekspresi yang cocok, maka aksi sesudah otherwise dikerjakan. Otherwise bersifat optional, artinya ia boleh ditulis atau tidak di dalam konstruksi CASE.
            Konstruksi CASE diatas menggantikan analisis kasus yang ekivalen dengan konstruksi IF-THEN-ELSE berikut ini:
Tidak semua bahasa pemograman menyediakan struktur CASE (misalnya bahasa Fortran). Bahasa Pascal dan C menyediakan struktur ini.



*Contoh Struktur CASE
1.        Buatlah algoritma yang membaca sebuah bilangan bulat yang nilainya terletak antara 1 sampai 4, lalu mencetak tulisan angka tersebut. Misalkan bila dibaca angka 1, maka tercetak tulisan “satu”, bila dibaca 2, maka tercetak di layar tulisan “dua”, demikian seterusnya. Jika angka yang dimasukkan selain 1 sampai 4, tulisan pesan bahwa angka yang dimasukkan salah.
Penyelesaian: Dengan konstruksi CASE, algoritma untuk masalah di atas dapat dibuat                             menjadi lebih singkat sebagai berikut:
Perhatikan Algoritma diatas, Ekspresi hanya berupa sebuah peubah (yaitu angka). Ekspresi dapat saja beupa bentuk yang melibatkan operand dan operator. Contohnya seperti:
*Contoh–Contoh Struktur CASE
   1.      Buatlah algoritma yang membaca nonor bulan (integer), lalu menuliskan nama bulan sesuai angka bulannya. Misalnya jika dibaca bulan 8, maka tercetak “Agustus”.
            Penyelesaian :
            Masalah ini memiliki 13 buah kasus karena nama bulan berbeda-beda bergantung pada nomor bulan yang diberikan (ada 12 bulan dalam kalender masehi). Satu kasus tambahan adalah bila nomor bulan dalam yang dimasukkan di luar rentang 1..12.
   2.      Tulislah kembali Algoritma dengan menggunakan konstruksi CASE.
            Penyelesaian:
Konstruksi CASE akan kita gunakan untuk menggantikan konstruksi IF-THEN-ELSE pada analisis golongan karyawan.




0 comments :

Best viewed on firefox 5+

Jumlah Pengunjung

Popular Posts

Project E.A.R - Marabahaya

Followers

Copyright © 2013 Design by Dadang Herdiana