Recent Posts

Friday, 25 May 2012

0 comments

Pendahuluan Modul Elektro

1.1 Satuan
      Sistem Satuan Internasional (SI) digunakan dalam seluruh modul ini. Sistem ini didasarkan pada sembilan satuan dasar yang di daftar pada tabel 1-1, dari mana semua satuan lainnya diturunkan. Perhatikan bahwa huruf-huruf kecil digunakan sebagai simbol, kecuali apabila satuan tersebut dinamai menurut individu, seperti amper (A) atau kelvin (K).
      Bila nama tersebut diperluas dalam bentuk jamak, diterapkan aturan-aturan bahasa inggris yang biasa misalnya henry menjadi henries.
      Lihatlah Tabel 1.1 dibawah ini :

Besaran
Satuan
Simbol
Panjang
meter
m
Massa
kilogram
kg
Waktu
sekon
S
Arus
amper
A
Temperatur
kelvin
K
Jumlah bahan
mol
mol
Intensitas Penerangan
candela
cd
Sudut Datar
radian
rad
Sudut Ruang
steradian
sr


      Satuan-satuan turunan yang biasanya digunakan dalam teori rangkaian listrik kelihatan pada tabel 1-2. Sebagian akan dikembangkan dalam bab ini, sedang yang lain akan dijelaskan pada saat mereka diperlukan tabel 1-2 dibawah ini :
Besaran
Satuan
Simbol
Muatan listrik
coulomb
C
Potensial listrik
volt
V
Tahanan
ohm
Ω
Konduktansi
siemens
S
Induktansi
henry
H
Kapasitansi
farad
F
Frekuensi
hertz
H2
Gaya
newton
N
Energi kerja
joule
J
Daya
watt
W
Fluksi magnet
weber
Wb
Kerapatan fluksi magnet
tesla
T

1.2 Rangkaian Seri
      Perkalian dan perkalian tambahan desimal dari satuan SI sebaiknya digunakan bila mungkin simbol-simbol yang diberikan pada tabel 1-3 adalah awalan (prefiks) untuk simbol-simbol satuan dari tabel 1-1 dan tabel 1-2, sebagai contoh, mm digunakan untuk milimeter, 10-3 ; MW untuk megawatt, 106 w. Lihatlah tabel 1-3 :
Faktor
Awalan
Simbol
109
giga
G
106
mega
M
103
kilo
K
10-2
senti
c
10-3
mili
m
10-6
mikro
u
10-9
nano
n
10-12
piko
p

0 comments :

Best viewed on firefox 5+

Jumlah Pengunjung

Popular Posts

Project E.A.R - Marabahaya

Followers

Copyright © 2013 Design by Dadang Herdiana