Recent Posts

Wednesday, 2 November 2011

0 comments

Pengenalan Jaringan Komputer

1.1 Apakah Jaringan Komputer Itu ?
Secara sederhana jaringan komputer dapat diartikan sebagai kumpulan beberapa komputer dan peralatan lain yang terhubung menggunakan aturan-aturan tertentu. Hubungan ini dapat terjadi menggunakan media fisik berupa kabel ataupun melalui gelombang radio, infrared bahkan satelit. Setiap peralatan yang tersambung kejaringan disebut node.
1.2 Jenis-Jenis Komputer Jaringan Komputer
Dilihat dari ruang lingkup jangkauannya, jaringan komputer dibedakan menjadi:
 LAN (Local Area Network), merupakan jenis jaringan yang terletak pada suatu lokasi dengan jangkauan dan area terbatas, misalnya dalam lokal sebuah gedung
 MAN (Metropolitan AreaNetwork), jenis jaringan ini merupakan pengembangan dari jaringan LAN yang memiliki jangkauan lebih luas tidak terbatas pada suatu lokasi gedung saja tetapi dapat menjangkau antar kota
 WAN (Wide Area Network), jangkauannya mencakup daerah yang lebih luas misalnya antar propinsi, negara bahkan benua.
Sedangkan jika dilihat dari cara pengaksesan data, jaringan komputer terbagi menjadi:
 Client-Server, jenis jaringan ini terdapat komputer yang bertindak sebagai server dan komputer yang berperan sebagai client (workstation). Secara normal komputer server dapat mengontrol sepenuhnya komputer client.
 Peer to Peer, merupakan jenis jaringan yang tidak memerlukan server secara khusus karena komputer yang terhubung pada jaringan dapat bertindak sebagai server ataupun client. Contohnya hubungan komputer ke komputer.

1.3 Komponen Dasar Jaringan Komputer
Untuk dapat membangun sebuah jaringan, ada beberapa komponen dasar yang harus dipenuhi yaitu:
a. Komponen Fisik
 Unit Komputer
Sediakan minimum 2 unit komputer atau beberapa komputer sesuai kebutuhan. Komputer-komputer ini nantinya akan ada yang bertindak sebagai server dan ada juga yang berperan sebagai workstation.
 Kartu Jaringan atau LAN Card (Network Interface Card).
1.1 LAN Card


Secara Kasat mata LAN Card dapat dikenali dengan mudah dari bentuknya yang umumnya memiliki port (l ubang colokan) seperti yang terdapat pada telpon namun sedikit lebih besar. Komponen ini biasanya sudah terpasang secara onboard pada beberapa komputer yang dijual dipasaran saat ini, jika belum berarti anda harus menambahkannya dengan cara menanamnya pada slot PCI/ISA dibagian mainboard komputer anda.
Untuk Mengecek apakah komponen LAN Card sudah dikenali oleh operating system komputer. Anda caranya adalah (penulis menggunakan sistem operasi Win.XP):
1. Buka Windows Explorer.
Klik Start  All programs  Acsessories  Windows Explorer dapat juga melalui klik kanan pada start menu kemudian klik Explore pada menu pop-up yang muncul atau gunakan cara favorit Anda.
2. Setelah jendela Windows Explore terbuka.
Klik kanan My Computer  klik Properties pada pop-up yang muncul atau dengan cara yang sama dapat juga melalui icon My Computer yang ada desktop. Lihat gambar 1.2 sebagai ilustrasinya.
Gambar 1.2 Klik kanan My Computer dari Windows Explorer
 3. Berikutnya akan ditampilkan jendela System Properties seperti diperlihatkan pada gambar dibawah ini.
Gambar 1.3 Jendela System Properties
 4. Perhatikan gambar 1.3
Klik tab Hardware  klik Device Manager.
5. Berikutnya akan ditampilkan jendela Device Manager seperti tampak pada gambar berikut.
Gambar 1.4 Jendela Device Manager



6. Sekarang kliklah pada bagian Network Adapters, jika ada tulisan ...Ethernet Adapter, berarti LAN Card sudah dikenali oleh operating system anda (mungkin LAN Cars yang terdeteksi di komputer anda akan berbeda dengan LAN card yang tampak pada gambar). Jika sudah yakin klik tombol Close saja.
Gambar 1.5 LAN Card sudah dikenali oleh sistem operasi

 Kabel Jaringan
Kabel dalam sebuah jaringan digunakan sebagai media penghubung. Meskipun sekarang sudah ada teknologi jaringan tanpa kabel (wireless) namun kabel masih sering digunakan karena mudah dalam pengoperasiannya. Ada beberapa macam tpe kabel biasa yang biasannya digunakan untuk membangun sebuah jaringan antara lain:
 Kabel Twisted Pair
Kabel ini terdiri dari beberapa kabel yang saling melilit. Ada dua jenis kabel yang termasuk dalam tipe kabel ini yaitu Shielded Twisted Pair (STP) dengan lapisan alumunium foil dan Unshielded Twisted Pair (UTP)
Gambar 1.6 Jenis kabel STP dan UTP
  Kabel Coaxial
Tampilan fisik kabel ini terdiri dari kawat tembaga sebagai inti yang dibagi oleh isolator dalam lalu dikelilingi oleh konduktor luar kemudian dibungkus dengan bahan semacam PVC sebagai lapisan isolator paling luar.
Gambar 1.7 Kabel coaxial
  Fiber Optic
Kabel fiber optic terdiri atas inti serat kaca dan dibungkus lapisan luar seperti kabel-kabel pada umumnya.
Gambar 1.8 Kabel fiber optic
  Konektor
Konektor digunakan sebagai sarana penghubung antara kabel dengan colokan LAN card yang ada di CPU computer anda. Jenis konektor ini disesuaikan dengan tipe kabel yang digunakan misalnya konektor RJ-45 berpasangan dengan kabel UTP/STP, konektor BNC/T berpasangan dengan kabel coaxial sedangkan untuk tipe kabel fiber optic digunakan konektor ST.
Gambar 1.9 Konektor
  Tang Krimping
Tang Krimping berfungsi untuk menjepit kabel dengan konektor yang telah terpasang sehingga tidak mudah lepas pada saat instalasi. Penggunaan tang ini sesuai dengan jenis kabel dan konektor yang akan anda gunakan untuk membangun jaringan.
Gambar 1.10 Tang crimping


 HUB
HUB adalah komponen jaringan yang memiliki colokan (port-port). Umumnya hub memiliki jumlah port mulai dari 4, 8, 16, 24 sampai 32 plus 1 port (uplink) untuk menghubungkan ke server atau ke hub lain. Hub digunakan untuk menyatakan kabel-kabel network dari tiap-tiap workstation, server atau perangkat lain.
Gambar 1.11 Contoh jenis HUB
  Bridge dan Switch
Bridge digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan yang terpisah walaupun menggunakan media penghubung dua model atau topologi berbeda. Jadi mirip dengan jembatan pada kehidupan sehari-hari kita. Sedangkan Switch bentuknya mirip dengan hub. Bedanya switch lebih pintar karena mampu menganalisa paket data yang dilewatkan padanya sebelum dikirim ketujuan. Selain itu juga ia memiliki kecepatan transfer data dari server ke workstation atau sebaliknya.

Gambar 1.12 switch
  Router
Router memiliki kemampuan untuk menyaring atau memfilter data yang lalu lalang di jaringan berdasarkan aturan atau protocol tertentu. Seperti bridge router juga dapat digunakan untuk menghubungkan beberapa jaringan model LAN bahkan WAN.
Gambar 1.13 Router
  Modem
Modem digunakan sebagai penghubung jaringan LAN dengan internet. Dalam melakukan tugasnya, modem akan mengubah data digital kedalam data analog yang bias dipahami oleh kita manusia ataupun sebaliknya.


Gambar 1.14 Modem external dan internal


 Repeater
Contoh yang paling mudah adalah pada sebuah LAN menggunakan topologi Bintang dengan menggunakan kabel unshielded twisted pair. Dimana diketahui panjang maksimal untuk sebuah kabel unshileded twisted pair adalah 100 meter, maka untuk menguatkan sinyal dari kabel tersebut dipasanglah sebuah repeater pada jaringan tersebut.
Gambar 1.15 Repeater

 Access Point Wi-Fi
Suatu interkoneksi tanpa kabel ke berbagai perangkat, access point ini merupakan pusat interkoneksi tersebut.. Dengan adanya alat ini maka kita dapat mendapat koneksi jaringan tanpa adanya kabel. Saat ini alat ini sering digunakan sebagai akses internet yang di sebut sebagai area hotspot
Gambar 1.16 Wi-Fi

0 comments :

Best viewed on firefox 5+

Jumlah Pengunjung

Popular Posts

Project E.A.R - Marabahaya

Followers

Copyright © 2013 Design by Dadang Herdiana